• Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

    Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen - Aspek ekonomi sangat penting peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup manusia...

  • Ingin Menjadi Konsumen Cerdas?

    Selain keempat hal tersebut di atas masih ada beberapa saran lagi yang kami berikan dan untuk selengkapnya silahkan klik Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen...

  • Latihan Soal UN SMA/MA 2013

    Latihan Soal Bahasa Indonesia : untuk jurusan bahasa jumlah soal memuat 50 soal. Latihannya bisa anda pelajari secara online disini...

  • Info SEO Contest 2013 Kemendag (DJSPK)

    Kontes ini diselenggarakan oleh DJSPK atau singkatan dari Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional tahun 2013. Nah kalau...

Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Sistem Pemerintahan Parlementer

Parlementer
Sumber gambar dari carapedia.com
Sumber :  http://carapedia.com/sistem_pemerintahan_parlementer_info216.html
(Copas) Pada umumnya, sistem pemerintahan suatu negara dibedakan menjadi 2 klasifikasi besar, yaitu : sistem pemerintahan presidensiil dan sistem pemerintahan parlementer. Klasifikasi sistem pemerintahan antara presidensiil dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan kekuasaan legislatif. Suatu negara disebut menganut sistem pemerintahan parlementer bila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan secara langsung dari badan legislatif.

Pada sistem pemerintahan parlementer, pemerintah yang berperan sebagai eksekutif harus bertanggung jawab kepada parlemen. Sehingga dalam sistem pemerintahan parlementer ini mempunyai kekuasaan dan kewenangan yang sangat besar. karena selain eksekutif yang bertanggung jawab kepada parlemen, menteri serta perdana menteri juga juga harus bertanngung jawab kepada parlemen. Contoh negara-negara yang menganut sistem pemerintahan parlementer adalah Inggris, Belanda, Indoa, australia, dan Malaysia. Bahkan Inggris merupakan negara pertama yang menganut sistem pemerintahan parlementer ini dan Inggris juga disebut sebagai induk parlemen (mother of parliaments)

Anggota parlemen terdiri dari orang-orang dari partai politik yang memenangkan pemilu. Karena partai politik yang menang dalam pemilu akan mempunyai kekuasaan yang mayoritas dan besar di parlemen. Parlemen akan memilih perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Anggota kabinet pun biasanya terdiri dari anggota parlemen itu sendiri. Pada sistem pemerintahan parlementer, kepala negara tidak sekaligus berperan sebagai kepala pemerintahan. Karena perdana menteri berperan sebagai kepala pemerintahaan dan kepala negara dipegang oleh presiden/raja/sultan. Kepala negara hanya berperan sebagai simbol kedaulatan dan keutuhan negara karena kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan.

Uniknya pada sistem pemerintahan parlementer ini, walaupun kepala negara tidak mempunyai kewenangan terhadap urusan pemerintahan, namun kepala negara atas saran dari kepala pemerintahan (dalam hal ini, perdana menteri) dapat membubarkan parlemen yang kemudian bisa mnegadakan pemilu lagi untuk embentuk parlemen yang baru. Padahal parlemen dapat membubarkan kabinet dalam pemerintahan perdana menteri. Selain itu, karena anggota kabine juga merupakan anggota parlemen, maka kabinet juga bisa mengendalikan parlemen karena pengaruh mereka (secara perseorangan) yang besar di parlemen dan partai.