• Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

    Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen - Aspek ekonomi sangat penting peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup manusia...

  • Ingin Menjadi Konsumen Cerdas?

    Selain keempat hal tersebut di atas masih ada beberapa saran lagi yang kami berikan dan untuk selengkapnya silahkan klik Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen...

  • Latihan Soal UN SMA/MA 2013

    Latihan Soal Bahasa Indonesia : untuk jurusan bahasa jumlah soal memuat 50 soal. Latihannya bisa anda pelajari secara online disini...

  • Info SEO Contest 2013 Kemendag (DJSPK)

    Kontes ini diselenggarakan oleh DJSPK atau singkatan dari Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional tahun 2013. Nah kalau...

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Tingkat Menengah. Tampilkan semua postingan

LOGO MTS DAN MA NURUL MUJTAHIDIN MLARAK PONOROGO



CIRI-CIRI PAKEM I

CIRI-CIRI PAKEM

CIRI-CIRI PAKEM
Model Pembelajaran yang bercirikan PAKEM adalah pembelajaran yang mendorong peserta didik aktif secara fisik, sosial, dan mental untuk memahami dan mengembangkan kecakapan hidup. Pembelajaran ini menuntut guru dan siswa untuk aktif.
Guru Aktif :
  • Memantau kegiatan belajar siswa
  • Memberi umpan balik sesuai kebutuhan, tidak usah berlebihan
  • Mengajukan pertanyaan yang menantang dan membuat siswa berpikir
  • Mempertanyakan gagasan siswa dengan mengemukakan alasan.
Adapun siswa aktif bila bisa :
  • Membangun konsep dan apa yang sudah diketahui
  • Bertanya tentang hal-hal yang belum dipahami
  • Mengemukakan gagasan sendiri atau kelompok
  • Mempertanyakan gagasan baru
  • Melakukan kegiatan yang ada hubungannya dengan pokok bahasan yang ada.
Pembelajaran ini, perlu guru yang kreatif, antara lain dapat :
  • Mengembangkan kegiatan yang menarik dan bervariasi
  • Membuat alat bantu belajar disamping alat yang sudah ada
  • Memanfaatkan lingkungan untuk dikaitkan dengan bahan ajar/ilmu yang didapat dalam kelas.
Sedangkan siswa yang kreatif adalah siswa yang dapat :
  • Merancang, membuat sesuatu secara mandiri atau kelompok
  • Menulis/mengarang atau melaporkan apa yang dihasilkan sebagai pemerolehan belajar yang dikembangkan.
Pembelajaran ini efektif apabila dapat mencapai potensi yang telah dirumuskan atau mencapai tujuan pembelajaran dan siswa memperoleh atau mencapai kompetensi yang diharapkan.

Pembelajaran yang menyenangkan, TIDAK membuat anak takut :
  • takut salah, takut ditertawakan, dan takut dianggap sepele
Pembelajaran menyenangkan bila pembelajaran membuat anak :
  • berani mencoba/berbuat sesuatu yang sesuai keinginan;
  • berani bertanya bila kurang paham atau ingin tahu lebih banyak;
  • berani mengemukakan pendapat/gagasan, serta
  • berani mempertanyakan gagasan orang lain. 
Demikian ciri-ciri penerapan PAKEM bagian pertama, selanjutnya akan dibahas pada ciri-ciri PAKEM bagian kedua.


NEXT SEARCH : CIRI-CIRI PAKEM II

Rona-Rona Perjalanan UN 2013

imagesun
Selamat pagi sahabat, semoga sampai hari ini, detik ini Anda senantiasa dalam lindungan Allah SWT serta selalu mendapatkan rahmat, nikmat, serta hidayah-Nya. Amien Yaa Rabba-l-'aalamien. Sambil menunggu pengumuman hasil kontes seo KONSUMEN CERDAS PAHAM PERLINDUNGAN KONSUMEN kami sempatkan untuk membuat catatan ini.

Hari kedua UJIAN NASIONAL (UN) 2013. Setelah menyimak beberapa informasi tentang pelaksanaan UN 2013 untuk tingkat SLTA yang resmi secara nasional telah dimulai pada hari Senin, 15 April 2013 kemarin, ternyata masih banyak hal-hal yang ditemukan tidak sesuai dengan harapan dari pihak atau instansi terkait pelaksanaan ujian ini.

Harapan dari Badan Penyelenggara Ujian Nasional tentunya dengan metode UN 2013 ini, 20 paket soal yang berbeda adalah agar semua kalangan pendidikan, baik pelajar sebagai objek dan guru serta partisi pendidikan pada umumnya sebagai pelaksana kegiatan akhir di instansi pendidikan Indonesia ini dapat berbuat jujur terhadap pelaksanaannya. Namun, masih saja di hampir semua tempat menggunakan cara-cara yang kurang terpuji. Kunci jawaban tetap beredar, inilah faktanya. 

Entah pihak siapa yang perlu dipertanyakan untuk bertanggungjawab atas hal ini. Yang pasti banyak faktor yang tidak mungkin dapat diuraikan satu persatu. Lembaga pendidikan dan sekolah yang tidak ingin namanya tercoreng oleh masalah ketidak-lulusan siswa-siswinya mungkin menjadi faktor utama, karena ini mempengaruhi sekali dengan masa depan lembaga atau sekolah itu sendiri ke depannya. Sehingga dengan berbagai cara  pun harus dilakukan. Entah cara kotor maupun clean (menurut versi bagaimana agar tidak ketahuan dalam memberikan bantuan jawaban kepada peserta UN). Yang jelas, semuanya tidak sesuai dengan harapan.

Bukan itu saja, UJIAN NASIONAL adalah momok yang paling ditakuti oleh semua kalangan lembaga pendidikan atau pelajar (begitulah mungkin istilah yang tepat). Bagaimana tidak? Dalam perjalanan menjelang UN 2013 saja, di sana-sini masih saja terdengar berita ritual-ritual yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah agama (dalam hal ini kami menyoroti beberapa lembaga pendidikan yang berbasis pada instansi Departemen Kementrian Agama). 

Di Jombang Jawa Timur contohnya, banyak pelajar Madrasah Aliyah berbondong-bondong mengadakan ritual berdoa bersama (yang ini sih bukan jadi masalah sebenarnya, karena ini adalah wajib hukumnya untuk umat Islam), tapi mengapa harus membubuhkan jampi-jampi doa ke dalam botol-botol air mineral serta membubuhi rajah-rajah pada pensil-pensil yang akan digunakan untuk UN ini? Kami sungguh menyayangkan hal ini. Berbondong-bondong ke tempat para kiyai untuk meminta doa agar diberikan kelulusan. Kiyai yang tidak pernah mengajar di kelas sekalipun dimintai cara bagaimana agar bisa lulus UN? Aneh...

Ahh....sudahlah, biarkan saja saya terheran-terheran dengan kondisi ini...

Pendidikan Tingkat Menengah

Pendidikan Tingkat Menengah
 Gambar dari mjeducation.co
Blog Info Guru: Postingan ini adalah artikel ke sekian dari Blog Info Guru yang terkait dengan label atau kategori "Pendidikan Tingkat Menengah". Dan ini mungkin belum dapat diambil manfaatnya dari segi apapun. Sebelumnya kami mohon maaf, apabila dalam beberapa postingan artikel yang terdahulu murni copy paste (copas) secara keseluruhan konten termasuk (judul dan foto)dari situs-situs dan web-web yang telah ada. Namun sesuai dengan etika kami tetap mencantumkan sumber asli alias dari mana sumber copas tersebut tetap kami cantumkan dan kepada para pembaca kami harap mengunjungi situs, blog, atau web aslinya. Terima kasih.